BANJARBARU – Dalam rangka menjamin mutu
capaian kompetensi tahfizh dan tahsin Al-Qur’an, Darul Ihsan Islamic Boarding
School Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan Pra Munaqasyah Al-Qur’an bekerja
sama dengan QUFA Center STIQ Rakha Amuntai. Kegiatan ini merupakan bagian dari
implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua lembaga dalam
bidang uji kompetensi santri.
Pra munaqasyah diikuti oleh 40 santri/wati
kelas IX yang akan menyelesaikan studi pada tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan
ini bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan hafalan (tahfizh) dan kualitas
bacaan (tahsin) Al-Qur’an secara komprehensif, sekaligus sebagai bentuk
evaluasi akademik sebelum pelaksanaan munaqasyah akhir.
| Suasana Pelaksanaan Pra Munaqasyah Al-Qur’an santri/wati kelas IX DIIBS Banjarbaru (Foto:MediaQuFa) |
Proses pengujian dilaksanakan secara
langsung oleh tim mentor dari QUFA Center, yaitu Ustadz (Cand.) Dr. M.
Syihabuddin, M.Pd., Ustadz Muhammad Yusuf Amin, S.Pd., Ustadz Abdul Basit,
S.Pd., dan Ustadz Muhammad Rifani, S.Pd. Pengujian mencakup aspek ketepatan
hafalan, kefasihan bacaan sesuai kaidah tajwid, makharijul huruf, serta
kelancaran dalam menyambung ayat (ittishal al-ayat). Dengan pendekatan
evaluatif yang sistematis, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran
objektif terhadap capaian kompetensi Al-Qur’an para santri.
| Tim mentor QUFA Center STIQ Rakha Amuntai saat melakukan pengujian hafalan dan bacaan Al-Qur’an kepada santri/wati DIIBS Banjarbaru (Foto:MediaQuFa) |
Kegiatan dilaksanakan pada Senin, (16/02/2026), bertempat di auditorium Darul Ihsan Islamic Boarding School Banjarbaru, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WITA. Acara diawali dengan sambutan Kepala Pembinaan Tahfizh DIIBS Banjarbaru, Ustadz Muhammad Ajib Fadhil, Lc., yang menekankan pentingnya standardisasi mutu tahfizh dalam membangun generasi Qur’ani yang berintegritas. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Husin, M.Pd., perwakilan dari QUFA Center STIQ Rakha Amuntai, yang menegaskan komitmen kolaboratif antar-lembaga dalam penguatan kualitas pendidikan Al-Qur’an berbasis evaluasi kompetensi.
| Dr. Husin, M.Pd., selaku Ketua QUFA Center STIQ Rakha Amuntai, menyampaikan komitmen kolaborasi dalam penguatan mutu pendidikan Al-Qur’an (Foto:MediaQuFa) |
Secara akademis, pelaksanaan pra munaqasyah ini tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme seleksi dan pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan mutu (quality assurance) dalam sistem pendidikan berbasis pesantren modern. Kolaborasi institusional semacam ini menunjukkan sinergi strategis dalam membangun standar evaluasi yang terukur, objektif, dan berkelanjutan dalam bidang tahfizh Al-Qur’an.
Dengan terlaksananya kegiatan ini,
diharapkan para santri/wati DIIBS Banjarbaru memiliki kesiapan akademik dan
spiritual yang optimal dalam menghadapi munaqasyah akhir serta mampu
merepresentasikan profil lulusan yang unggul dalam kompetensi Al-Qur’an.
| Momen foto bersama peserta santri laki-laki kelas IX DIIBS Banjarbaru usai pelaksanaan Pra Munaqasyah Al-Qur’an (Foto:MediaQuFa) |
0 Comments